Pendidikan tak konvensional ala Dead Poets Society


Film Dead Poets Society dibuat pada tahun 1989. Film ini berkisah tentang seorang Guru Sastra Inggris yang baru datang mengajar di Akademi Welton, sebuah sekolah yang terkenal dengan kedisiplinan dan prestasinya.

Guru baru tersebut mengajar dengan teknik berbeda dari kebanyakan guru. Beberapa siswa di Welton pun mulai merasakan bahwa pengetahuan mereka tentang ilmu pengetahuan berubah setelah sang guru datang dan mengajar mereka.

dead-poets-society

Keseruan film ini memuncak ketika sekelompok siswa menemukan catatan lama sekolah tentang Dead Poets Society, sebuah klub yang anggotanya gemar membaca puisi. Dan ternyata klub tersebut didirikan oleh sang guru yang mengajar mereka sekarang.

Namun sayangnya, metode pengajaran sang guru Ditentang oleh pihak Welton. Konflik antara orang tua, guru dan siswa muncul ketika salah satu siswa bunuh diri sebagai bentuk protes kepada orang tuanya.

Sang guru dikeluarkan dari Welton. Namun banyak siswa yang protes. Protes para siswa ini, kemudian memunculkan sebuah gerakan sama yang dilakukan sang guru dulunya.

Pesan dari film ini sangat kuat dan menginspirasi. Kritik atas sistem pendidikan kolot dan paradigma orthodoks baik guru dan orang tua murid di jaman itu tertuang dalam film ini. Orang tua tidak memperhatikan bakat dan minat anak dan mengedepankan nilai akademik saja. Sedangkan sekolah hanya menerapkan metode pendidikan yang membuat siswa menjadi individualis.

Film ini masih relevan jika dikaitkan dengan situasi pendidikan kita sekarang. Silakan menonton film ini dan anda akan menemukan hakikat pendidikan yang sesungguhnya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *